Tujuan:

Pada hari senin, 9 Februari 2026 saya membuat magnet dari paku dan baterai

II. landasan teori

Saya sekarang mengertahui bahwa magnet di bagi menjadi 3 kelompok yaitu feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik.

Feromagnetik, adalah benda-benda yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet, misalnya besi, baja, dan nikel.

Paramagnetik, adalah benda-benda yang ditarik dengan lemah oleh magnet, misalnya platina dan aluminium.

Diamagnetik, adalah benda-benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet, misalnya kayu dan bismut. Dan juga Saya sekarang juga dapat mengenal sifat-sifat Magnet, yaitu:

  1. Dapat menarik benda logam tertentu.
  2. Memiliki dua kutub magnet.
  3. Gaya tarik magnet terbesar terletak pada kedua kutubnya.
  4. Selalu menunjuk arah utara dan selatan.
  5. Kutub-kutub magnet yang berlainan jenis tarik-menarik.
  6. Kutub-kutub magnet yang sejenis tolak-menolak.

Dan juga saya sekarang juga tau bahwa membuat Magnet dengan cara

  1. Menggosok bahan Feromagnetik dengan magnet
  2. Menginduksi (mendekatkan) bahan Feromagnetik dengan magnet permanen
  3. Mengaliri bahan Feromagnetik dengan aliran listrik satu arah

Karena tadi saya membuat magnet saya juga dapat menentukan arah letak kutub utara (U), dan kutub Selatan (S) pada elektromagnet dapat ditentukan dengan aturan (kaidah) tangan kanan (selalu tangan kanan).

  1. Ibu jari menunjukkan Kutub Utara
  2. 4 jari sisanya menunjukkan arah arus listrik (keempat jari ini mengikuti arah arus listrik dari kutub positif)

Setelah saya mengetahui cara menentukan arah kutub saya juga mengetahui cara menghilangkan sifat magnet, dengan cara:

  1. Memanaskan
  2. Memukul-mukul
  3. Mengaliri listrik yang arusnya bolak-balik

Alat bahan yang di perlukan terdiri dari:

1. Sebuah baterai

2. Sebuah paku

3. Seutas kawat tembaga

4. Sekotak kecil trigonal

5. Lakban hitam

6. Korek api/amplas

Prosedur Membuat Elektromagnetik

  1. Menyediakan paku yang kedua, kawat tembaga, dua buah baterai, dan satu kotak kecil trigonal.
  2. Membuat lilitan kawat sebanyak 20 lilitan pada paku.
  3. Menghubungkan kedua ujung kawat tembaga pada sebuah baterai, kemudian dekatkan paku yang telah dililit kumparan berarus listrik pada kumpulan trigonal.
  4. Mencatat interaksi yang terjadi antara magnet buatan terhadap sekumpulan trigonal tersebut.
  5. Mengidentifikasi kutub positif dan negatif baterai, menghubungkan kutub-kutub tersebut dengan kawat tembaga dan pada kumparan paku, serta menyentuhkan paku pada sekumpulan trigonal.
  6. Mengamati apa yang terjadi pada percobaan.
  7. Membuat analisis dan kesimpulan

Data Hasil Percobaan

Analisis Hasil Percobaan

 Saya berhasil membuat elektromagnetik karena saya melilitkan kawat ke pake dan menghasilkan kumparan setelah itu akan menjadi magnet

Kesimpulan

Magnet dapat dibuat dengan cara mengalirkan arus listrik searah (DC) dari baterai melalui kumparan kawat tembaga yang dililitkan pada benda feromagnetik (paku).

Paku yang awalnya tidak bersifat magnet berubah menjadi magnet (elektromagnet) ketika arus listrik mengalir melalui lilitan kawat, sehingga mampu menarik benda-benda logam seperti klip trigonal. 

Sifat kemagnetan pada elektromagnet bersifat sementara; paku hanya akan menjadi magnet selama arus listrik dari baterai tetap mengalir.

Letak kutub utara dan selatan pada magnet buatan ini dapat ditentukan menggunakan kaidah tangan kanan, di mana ibu jari menunjukkan kutub utara dan empat jari lainnya menunjukkan arah arus listrik.

Daftar pustaka

Tim Abdi Guru, 2024, Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas IX, Jakarta: Erlangga

Mengetahui Bogor, 9 Februari 2026

Guru IPA Praktikan

Ch. Dwi Atmijiningsih stephanie lorensia

Andreas Damar Indriatmoko. S. Si IXE/31

Posted in

Leave a Reply

Create your own website, free on WordPress.com.Create your own website.
Start free